Sahabat, izinkanlah saya menulis surat cinta ke-13 buat ananda Muhammad Naufal yang saat ini lagi duduk di bangku kelas 3 Intensif. Kemarin, ananda sempat nelpon ke umi dan abinya di Pasuruan, diantaranya minta saran gimana caranya mengelola waktu yang ada untuk bisa belajar dan menghafalkan pelajaran sementara tugas dan kesibukan yang seolah tidak pernah berhenti itu bisa pula dilaksanakan dengan baik.
“Saya takut umi, nilai beberapa mata pelajaran tidak memenuhi target untuk kenaikan kelas. Kapan waktu belajarnya, sebentar waktu saya dapat tugas membantu kepanitiaan lomba pidato, menjadi fotografer di acara anekaria kesenian daerah, menjadi ketua kamar dua periode ini, jadi drumer pengiring acara, dan seterusnya tugas-tugas membantu kepanitian acara-acara lainnya…”
Sahabat, tinggal beberapa atau sekitar 20 hari kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan. Bulan yang dirindukan oleh seluruh umat yang beriman. Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maghfirah (ampunan) dan rahmat (kasih sayang). Bulan Ramadhan, bulan penuh dengan keutamaan dalam setiap malam,jam dan detiknya.
Bulan Suci Ramadhan juga momentum bulan muhasabah (instropeksi diri), muraqabah (senantiasa merasa dekat dan dalam pengawasan Alloh). Kemudian dalam bulan Ramadhan, Alloh akan melipat gandakan pahala-Nya, pula peluang bertobat bagi setiap insan di dunia.
Continue reading »
“Assalamu’alaikum Umi… Alhamdulillah Naufal lolos testing pertama untuk liburan gratis atau study wisata selama seminggu lebih di Australia. Doa Umi dan Abi ya… Bisa jadi karena Naufal telah mempraktekkan nasihat Umi, menghafal 2 istilah baru setiap hari masing-masing selama 2 minggu untuk bahasa Arab dan 2 minggu untuk bahasa Inggris….” “Alhamdulillah, umi dan abi di Pasuruan senantiasa mendoakanmu le.., semoga senantiasa dalam perlindungan dan inayah Allah SWT…Amien.
Dear Sahabat, kali ini perkenankanlah saya menulis surat untuk ananda Muhammad Naufal, surat cinta ke-3, berkenaan dengan ucapan ananda via telpon, “Umi, saya masih belum bisa bangun malam untuk Qiyamul Lail. Maaf Umi…”.
“Yang pasti Allah membangga-banggakan hambaNya yang shalat malam kepada para malaikat, sembari tersenyum. Pintu-pintu langit dibuka lebar-lebar bagi hambaNya yang bermunajat di tengah keheningan malam.” (Cuplikan dari buku “Menggugah Semanggat Qiyamul Lail, karya Muhammad bin Shalih Ash-Syai’ari)
Bisa Juga Diakses Dengan Kata Kunci:
- doa berwudzu (1)


Recent Comments