“Assalamu’alaikum Umi, Abi, … . (Suara Naufal dari Wartel di Pondok Gontor).

“Wa’alaikum Salam le, gimana kabarnya …”

“Alhamdulillah, Naufal baik-baik saja umi, acne Naufal di wajah sudah berkurang, sudah sembuhlah. Naufal insya’Allah sudah kaffah di sini umi.

“Maksud kaffah gimana le”

“Maksudnya adalah Naufal insya’Allah sudah mulai totallah pikiran, belajar, aktivitas. Udah nggak mikir macam-macam umi, nggak mikir mau ngeband, pokoknya uda nggak mikir yang enggak-enggak .Shalat Qiyamul Lail nya uda dilaksanakan lagi insya’Allah dengan khusyuk dan ikhlas. ”

“Alhamdulillah. Memang itulah senantiasa harapan umi dan abi. Pola pikir sehat, pola hidup sehat, pola tindakan sehat sesuai anjuran Rasulullah memang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Leadership Rasulullah saw teladan sejati…, dst.”

Sahabat online, untuk menyambung percakapan via telpon itulah saya menulis Surat Cinta kepada Ananda Muhammad Naufal ke-8, memfokuskan pemaparan tentang Terapi Kesembuhan Dari Suatu Penyakit Dengan Menegakkan Qiyamul Lail Secara Khusyuk dan Ikhlas : Surat Cinta Kepada Ananda Muhammad Naufal ke-8.

Continue reading »

Share
Tagged with:
 
UA-25850370-1

Fontsforweb.com - free web fonts download. See this Wordpress fonts plugin